Dunia e-commerce kini bukan lagi tempat bagi mereka yang hanya mengandalkan iklan dan promo saja, tetapi juga harus memiliki data, analisa dan strategi digital marketing yang baik untuk optimasi toko shopee Anda. Jika Anda membuka dashboard Shopee hari ini dan melihat grafik penjualan yang sepi, itu bukan karena pasar sedang lesu. Melainkan Anda mungkin masih menggunakan strategi lama dari tahun 2020 dan tidak update informasi digital terbaru di dunia yang kini sudah didorong oleh AI di tahun 2026.
Sebagai seseorang yang telah membangun lebih dari 15 toko Star+ dan Shopee Mall dari awal, saya telah menyaksikan semua fase perubahan algoritma. Saya pernah merasakan pahitnya ketika toko saya di-banned karena kesalahan teknis kecil, hingga manisnya melihat notifikasi pesanan terus berdatangan dan ledakan orderan yang bikin printer resi hangus.
Mari kita bedah strategi "dapur" yang biasa saya gunakan untuk mengubah toko sepi menjadi mesin uang otomatis.
SEO (Search Engine Optimization) di Shopee adalah cara Anda "berkomunikasi" dengan mesin pencari Shopee agar produk Anda muncul di posisi teratas ketika calon pembeli mengetikkan kata kunci.
Hindari menebak apa yang dicari orang. Manfaatkan alat yang disediakan oleh Shopee:
Di tahun 2026, algoritma Shopee sangat menghargai judul yang terstruktur dengan baik.
Rumus yang saya gunakan adalah: [BRAND] + [NAMA PRODUK] + [MODEL/TIPE] + [SPESIFIKASI UTAMA] + [MANFAAT TAMBAHAN]
Contoh yang Kurang Baik: Kaos Polos Murah Berkualitas.
Contoh yang Baik: Zetha Kaos Polos Pria Cotton Combed 30s Anti Bakteri - Adem & Tidak Menyusut.
Banyak penjual yang meremehkan dan mengosongkan kolom merek, bahan, masa penyimpanan, dan lainnya. Padahal, pembeli sering menggunakan filter. Jika produk toko shopee Anda tidak mengisi atribut "Bahan: Katun", maka saat pembeli memfilter pencarian berdasarkan "Katun", produk toko Anda akan hilang dari hasil pencarian meskipun judul Anda mengandung kata tersebut.
Trafik (pengunjung) itu penting di toko shopee, tetapi Klik rate (CTR - Click Through Rate) memiliki peran yang berbeda. Saat mengunjungi toko Shopee, konsumen cenderung membeli berdasarkan apa yang mereka lihat sebelum membaca deskripsi.
Gambar utama produk Anda harus mampu menarik perhatian di antara banyak pesaing.
Latar Belakang: Pilih latar belakang yang sederhana. Jika produk Anda di kategori fashion, gunakan model. Untuk kategori elektronik, pilih render 3D atau foto studio berkualitas tinggi.
Keunggulan Produk (USP) di Gambar: Sertakan sedikit teks atau ikon yang menonjolkan keunggulan produk, seperti "Garansi 2 Tahun" atau "Beli 1 Gratis 1". Namun, jangan terlalu banyak agar tidak terlihat berantakan.
Algoritma Shopee memberikan nilai lebih pada listing produk yang menyertakan video. Video berdurasi 15-30 detik yang menampilkan detail produk secara nyata dapat mengurangi keraguan pembeli hingga 70%.
Setelah Anda merapikan strategi organik, saatnya untuk memanfaatkan "bensin" berupa iklan. Saya membagi strategi iklan ini menjadi dua tahap untuk akun baru dan empat tahap untuk akun seller lama:
1. Iklan Pencarian (Search Ads) (untuk akun seller yang sudah lama*)
Gunakan iklan ini untuk menargetkan kata kunci tertentu. Strategi Bid: Hindari langsung membidik posisi teratas dengan biaya tinggi. Menargetkan posisi 3-5 sering kali memberikan ROI (Return on Investment) yang lebih baik, karena pembeli biasanya membandingkan beberapa produk sebelum mengklik. Tipe Pencocokan: Gunakan Broad Match untuk menemukan kata kunci baru, dan gunakan Exact Match untuk kata kunci yang sudah terbukti menghasilkan penjualan (winning keywords).
2. Iklan Produk Serupa (Discovery Ads) (untuk akun seller yang sudah lama*)
Ini adalah strategi andalan saya untuk "mencuri" trafik dari kompetitor. Iklan ini akan menampilkan produk Anda di halaman produk pesaing. Pastikan harga atau penawaran Anda lebih menarik daripada produk utama yang sedang dilihat oleh pembeli.
3. GMV Max dan Iklan Otomatis
Bagi Anda yang memiliki ribuan SKU dan tidak memiliki waktu untuk mengelola satu per satu, GMV Max adalah solusi berbasis AI. Namun, saya sarankan untuk tetap memantau kinerjanya setiap 3 hari terutama GMV Max otomatis. AI memang cerdas, tetapi tidak akan tahu jika Anda kehabisan stok atau ingin mengosongkan gudang untuk model baru.
Pengalaman saya dengan GMV Max:
Fitur ini sangat bermanfaat untuk toko yang sudah memiliki data penjualan yang solid. AI Shopee akan mempelajari siapa pembeli Anda dan "mengejar" mereka di berbagai tempat, seperti pencarian, produk serupa, bahkan di luar platform.
Namun, sebaiknya jangan gunakan GMV Max untuk produk baru yang belum memiliki ulasan. Alasannya? Karena AI akan kesulitan dalam menentukan target audiens, dan pada akhirnya anggaran Anda bisa terbuang untuk mencoba-coba audiens yang tidak tepat. Biasanya saya menggunakan iklan CPAS atau ikut campaign Shopee untuk mempromokan produk toko shopee yang terbaru dan tidak mempunyai review.
4. CPAS (Collaborative Ads)
Jika Iklan Internal berfungsi untuk menarik pembeli yang sudah berada di dalam platform Shopee, maka CPAS (Collaborative Ads) bisa diibaratkan sebagai baliho pintar di jalan raya yang mampu mengundang orang untuk masuk ke toko kita.
CPAS merupakan hasil kerja sama antara Meta (Facebook/Instagram) dan Shopee. Shopee dengan aman membagikan data katalog produk toko Shopee Anda ke jaringan platform Facebook.
Mendapatkan trafik itu mudah (Anda hanya perlu membayar iklan). Yang sulit adalah membuat mereka menyelesaikan pembelian.
Jangan hanya menuliskan daftar spesifikasi. Gunakan struktur berikut:
Attention: Kalimat pembuka yang menarik perhatian pembeli.
Interest: Soroti keunggulan dan spesifikasi produk Anda.
Desire: Tunjukkan manfaat emosional (apa yang mereka rasakan setelah menggunakan produk ini).
Action: Berikan arahan untuk segera membeli (misalnya: "voucher terbatas, chat admin skrng!").
Rating Bintang di bawah 4.7 bisa menjadi "penyebab sepinya penjualan" bagi sebuah toko.
Strategi: Sertakan insert atau kartu ucapan di dalam paket yang secara halus meminta ulasan.
Menangani Keluhan: Jangan pernah berdebat dengan pembeli di kolom ulasan publik.
Balas dengan sopan, tawarkan solusi, dan tunjukkan kepada calon pembeli lain bahwa Anda adalah penjual yang bertanggung jawab.
Satu nasihat terakhir: Data itu penting, tetapi pelayanan adalah yang utama. Jangan sampai SEO dan iklan Anda sudah sangat baik, tetapi ulasan toko Anda hancur karena pelayanan dan respon masalah yang lambat. Di Shopee, satu bintang bisa merusak ribuan klik iklan yang mahal.
Di tahun 2026, konten berbasis video akan menjadi yang terpenting.
Manfaatkan fitur "Voucher Eksklusif Live" untuk menciptakan rasa urgensi. Yang terpenting dalam live streaming bukanlah jumlah penonton, melainkan seberapa banyak yang menambahkan produk ke keranjang belanja.
Shopee Video sering kali mendapatkan peningkatan trafik gratis dari algoritma, dan jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi sumber pendapatan pasif yang sangat menguntungkan.
Banyak seller berpikir ikut campaign hanyalah soal memberi diskon. Ternyata itu salah besar, keuntungan utama mengikuti campaign sebagai permainan kalkulasi margin dan manajemen inventory. Jika Anda salah hitung, campaign bukannya membawa untung, malah membawa buntung.
Ikut Campaign Shopee bukan hanya soal mendatangkan order, tapi soal kesiapan operasional toko Anda. Menang di campaign berarti toko shopee Anda menang di persiapan. Campaign internal Shopee akan memberikan "Badge" khusus pada foto produk Anda (seperti logo 12.12 atau Gratis Ongkir Extra). Badge ini meningkatkan CTR (Click Through Rate) iklan Anda dan Exposure produk secara signifikan.
Jika Anda sudah sampai di tahap ini, selamat! Anda bukan lagi sekadar "penjual", tetapi kini Anda adalah seorang Analyst.
Dalam dunia e-commerce, data adalah satu-satunya kompas yang selalu akurat. Perasaan sering kali menipu, tetapi angka yang ada di dashboard Bisnis Shopee adalah data untuk terus mengoptimalkan dan membuat strategi toko Shopee Anda di masa depan.
Mengoptimalkan toko Shopee itu butuh konsistensi seperti berlari dalam maraton, bukan hanya berlari sprint. Anda mungkin tidak akan melihat hasilnya dalam semalam, tetapi dengan menerapkan SEO yang tepat, tampilan yang menarik, dan pengelolaan iklan yang cermat, serta data yang Anda pegang, toko Anda akan memiliki dasar yang kuat dan tidak mudah tergoyahkan oleh perubahan algoritma.
Saya di DGROCK Digital Marketing Agency ini tidak hanya menyediakan layanan pengelolaan toko Shopee. DGROCK juga fokus pada pertumbuhan brand client yang terukur berdasarkan data. DGROCK telah membantu berbagai merek untuk keluar dari stagnasi pendapatan dengan layanan jasa digital dan strategi yang menggabungkan SEO organik, manajemen iklan yang tepat, dan analisis data yang mendalam. Hubungi DGROCK untuk berkonsultasi, Gratis!
Partner diskusi untuk pelaku UMKM yang ingin berpikir lebih jernih sebelum mengambil keputusan penting.
Diskusi awal via WhatsAppBerbasis di Bogor, melayani UMKM seluruh Indonesia
© 2025 DGROCK. All rights reserved.
Baca ulang dari awal